Dinas Kesehatan Laksanakan Supervisi Fasilitatif Implementasi Rekomendasi AMPSR di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo

Image

Purwokerto, 23 Oktober 2025 —

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas bersama Tim Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Response (AMPSR) Kabupaten melaksanakan kegiatan Supervisi Fasilitatif Implementasi Rekomendasi AMPSR Rumah Sakit di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Catur Yuni Muliatsih, M.M, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa AMPSR bukan hanya sekadar audit kasus, tetapi sistem pembelajaran kolektif untuk mencegah kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah.

“Setiap hasil audit harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan. Rumah sakit memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap ibu yang dirujuk mendapatkan pelayanan cepat, tepat, dan aman,”
ujar dr. Catur Yuni M., MM dalam arahannya.

🔍 Menindaklanjuti Hasil AMPSR Tahun 2025

Hingga triwulan ketiga tahun 2025, Kabupaten Banyumas mencatat 10 kasus kematian ibu, seluruhnya telah melalui proses audit dan analisis penyebab. Beberapa kasus berasal dari RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo yang merupakan rumah sakit rujukan tertinggi wilayah Barlingmascakeb.

🤝 Pendampingan untuk Perbaikan Mutu Pelayanan

Supervisi fasilitatif ini dihadiri oleh unsur manajemen RS, tim AMPSR RS, perwakilan organisasi profesi (POGI), serta tim teknis Dinas Kesehatan.
Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pendampingan dan dialog terbuka, sehingga rekomendasi yang dihasilkan lebih operasional dan sesuai konteks lapangan.

Tim Dinas Kesehatan menekankan pentingnya pelaporan rutin pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) ke Dinas Kesehatan setiap triwulan, sebagai bentuk akuntabilitas dan pembelajaran berkelanjutan lintas fasilitas.

🌸 Langkah Banyumas Menuju Zero Preventable Deaths

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan berharap seluruh rumah sakit rujukan di Banyumas dapat memperkuat implementasi AMPSR, memastikan tindak lanjut setiap kasus berjalan, dan menjadikan hasil audit sebagai dasar peningkatan mutu layanan.

“Kita ingin setiap kematian ibu dan bayi menjadi pelajaran berharga agar tidak ada lagi kematian yang dapat dicegah. Banyumas berkomitmen menuju Zero Preventable Maternal and Neonatal Deaths,”
tegas Sekretaris Dinas Kesehatan menutup kegiatan.


#AMPSR #KesehatanIbuAnak #DinkesBanyumas #RSMargonoSoekarjo #RAOSBanyumas #ZeroPreventableDeaths #BanyumasSehat

.

Komentar